Persisam Samarinda vs Sriwijaya FC

Sukses menembus partai puncak Inter Island Cup 2012 tak membuat Persisam Samarinda jemawa. Sebaliknya, mereka sadar lawannya kali ini, Sriwijaya FC tak bisa dianggap remeh.
Meski Sriwijaya FC musim ini tak memiliki banyak pemain berlabel bintang seperti musim-musim sebelumnya, Persisam tetap mewaspadai kekuatan Laskar Wong Kito.
Menurut manajer Persisam Agus Coeng Setiawan, Sriwijaya FC telah membuktikan kekuatan mereka dengan mengalahkan tim bertabur bintang Arema Indonesia di semifinal.
"Tim dengan materi pemain bintang saja bisa mereka kalahkan, apalagi tim kami yang hanya berisi pemain muda. Makanya Sriwijaya masih merupakan tim terbaik di Indonesia saat ini," urai Agus Coeng.
Ditambahkan oleh Agus Coeng, status timnya yang tak diunggulkan justru membuat timnya dapat tampil lepas tanpa beban sehingga mampu tampil maksimal.
"Yang terpenting kami bermain seoptimal mungkin di lapangan, terkait hasilnya itu urusan nanti," pungkasnya. (ant/dzi)

Warga Bungo dapat Rp 6 Juta


Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) mengucurkan dana untuk 637 rumah yang akan dibedah di Kabupaten Bungo. Setiap rumah mendapat Rp 6 juta. Dana diserahkan oleh Bupati Bungo, Rabu (19/12).
Kabupaten Bungo pada rencana awal sebenarnya mendapat 750 unit rumah, namun setelah dilakukan verifikasi, Kemenpera menetapkan 637 unit rumah yang dinyatakan benar-benar masuk kategori.
“Ini karena sebagian tidak lolos verifikasi lapangan karena sudah tertangani oleh program Samisake 2012,” ungkap Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bungo, Deddi Irawan.
Bantuan stimulan untuk 637 rumah tersebut tersebar di 10 kecamatan yang terdiri dari 24 dusun/kelurahan. Bantuan yang diberikan pemerintah itu diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
“Tujuan bantuan stimulan ini untuk memberdayakan masyarakat berpenghasilan rendah, agar mampu meningkatakan kualitas rumah secara swadaya, sehingga dapat menghuni rumah layak dalam lingkungan yang sehat dan aman,” ungkap Deddi.
Dana diserahkan secara simbolis ditandai dengan pemberian rekening pada masing-masing penerima. Pencairannya melalui Bank Rakyat Indonesi (BRI) Cabang Muara Bungo dalam dua tahap.
“Pencairannya dua kali. Selesai dibangun, dana yang 50 persen dicek dulu dan dilaporkan, setelah itu baru dicairkan lagi yang 50 persennya,” papar Deddi.
Untuk 2013, Pemkab Bungo akan mengajukan program yang sama dengan jumlah penerima lebih banyak lagi. Data penerima untuk 2013 sudah disampaikan, sebanyak 3.498 unit. Tidak tertutup kemungkinan angka itu bertambah setelah dilakukan verifikasi ulang.
Bupati Bungo, H Sudirman Zaini, minta agar program itu bisa diselesaikan tepat waktu, karena merupakan bantuan dari pemerintah agar rumah menjadi layak huni. Program ini baru bisa dilaksanakan akhir tahun, lantaran baru diluncurkan Nopember lalu.