Harga Cabai dan Bawang di Angso Duo Naik!



Harga bahan pokok cabe dan bawang meroket di pasar tradisional Angso Duo Jambi, pedagang mengaku harga juga bervariasi tergantung stok, Jumat (29/4).

Seperti dilansir tribunjambi.com, beberapa bahan pokok mengalami perubahan harga. Dari beberapa bahan pokok tersebut bawang merah dan cabe mengalami kenaikan hari ini.

Menurut seorang pedagang, Mbah Hadu, harga bawang terbilang tinggi hingga mencapai Rp 35 ribu per kilo. Begitu juga harga cabe merah dari Rp 16 ribu kini menjadi Rp 20 ribu per kilo. Diakuinya, terkadang masing-masing pedagang memematok harga yang berbeda, sebab stok dan harga modal juga berbeda. "Stok, dan modal yang membuat perbedaan di kalangan pedagang," ujarnya.

Sumber berita: tribunjambi.com

Masa Reses Dimanfaatkan Eka Marlina untuk Mendengar Aspirasi Desa


Masa reses DPRD Provinsi Jambi yang dimulai sejak Selasa (26/4) kemarin dimanfaatkan bakal calon bupati Tebo Hj. Eka Marlina Madjid semaksimal mungkin untuk turun ke banyak desa demi menyerap aspirasi masyarakat pedesaan.
Salah satu desa yang Hj. Eka, demikian perempuan ini disapa, kunjungi adalah Desa Mangupeh. Masyarakat Mangupeh menyambut kedatangan Hj. Eka, yang merupakan putri dari Mantan bupati tebo Drs. H. A. Madjid Mu'az, dengan tangan terbuka.
Seorang tokoh masyarakat bernama Pak Majid mengatakan mereka sangat bersemangat untuk bertemu HJ. Eka yang selama ini dikenal dekat dengan masyarakat. Tak lupa, Pak Majid berharap mampu meneruskan pembangunan pesat Kabupaten Tebo yang dulu dirintis oleh ayahnya.
“Kami mendoakan dan mendukung bu Eka untuk pilkada Tebo 2017, semoga niat baik Ibu dilancarkan dan dipermudah Allah ” doa Pak Majid yang segera diamini ratusan massa yang hadir.
Sumber berita jambionline.com

Hebat, Pemuda Ini Jadi Orang Rimba Pertama yang Ikut Tes Penerimaan Polisi

Sumber Gambar: warsi.or.id
Setiap warga negara dilindungi haknya untuk memperoleh pendidikan dan pekerjaan yang layak. Setiap orang juga berhak mengabdikan dirinya sebagai pelayan masyarakat dan menjadi aparat negara, termasuk M. Supriyanto, pemuda dari komunitas Suku Anak Dalam yang menjadi orang rimba pertama yang mengikuti seleksi penerimaan anggota Polri.
Sumber Gambar: warsi.or.id

Kabar membanggakan tersebut datang dari sebuah post Facebook yang dikirimkan KKI Warsi. 

Seperti diungkapkan akun ini dalam post-nya:
Mohon doanya untuk Supriyanto yang akan mengikuti Seleksi Penerimaan Polri 2016. Supri merupakan anak rimba pertama yang mengikuti seleksi ini. Semoga semangat dan perjuangan alumsi SMK 2 Merangin ini, mencapai hasil terbaik dan mendobrak sejarah komunitas Orang Rimba.
Sumber Gambar: warsi.or.id

Kami di Radio Gibel FM mengucapkan selamat berjuang bagi Supriyanto. Good luck dan semangat, Sup!

Zumi Zola Akan Pantau Langsung Perekrutan Honorer

kemendagri.go.id


Info997 - Perekrutan tenaga honorer di lingkup Pemprov Jambi, termasuk jajaran SKPD yang selama ini tidak pernah diketahui publik seperti apa mekanismenya,  ke depannya akan dirubah total oleh Gubernur Jambi, Zumi Zola.
Gubernur mengatakan, untuk perekrutan tenaga honorer di seluruh SKPD itu dilakukan satu pintu melalui BKD dan diketahui oleh gubernur.
‘’Sebelum perekrutan itu dilakukan, akan kita kaji secara matang terlebih dahulu terkait kebutuhan di SKPD tersebut. Jika memang dibutuhkan, berapa kebutuhannya, bidang apa yang dibutuhkan, jelaskan secara gamblang, karena ini terkait anggaran,’’ ujar Zola.
Mantan Bupati Tanjab Timur itu menambahkan, untuk itu, bagi SKPD yang merasa kekurangan pegawai, bisa mengusulkan ke BKD dan usulan itulah yang akan dipelajari dan dikaji secara lebih mendalam dari semua aspek, termasuk anggarannya.
‘’Kita ini kan sifatnya pelayanan, melayani masyarakat, tentu tidak hanya dari segi kuantitasnya saja, akan tetapi juga harus dibarengi dengan kualitas pegawainya. SKPD yang mengajukan kebutuhan pegawai,  kemudian dikaji dan disetujui, akan kita tuntut kinerjanya,’’ jelasnya.
Namun demikian, Zola belum bisa memastikan kapan perekutan itu dilakukan karena ini terkait usulan dari SKPD masing-masing.
‘’Yang jelas, kalau seandainya ada perekrutan nanti, akan dilakukan secara fair dan terbuka,’’ pungkasnya
Dari berbagai sumber.

Selayang Pandang Adat Istiadat Jambi



Jambi adalah salah satu pemakai asli Bahasa Melayu. Hal ini dapat dilihat dari hasil penelitian kepurbakalaan dan sejarah. Bahasa Jambi dalam arti kata bahasa-bahasa yang ada di Jambi, selain Bahasa Indonesia, pada dasarnya juga berasal dari bahasa Melayu yang telah mengalami perkembangan-perkembangan dan perubahan-perubahan sesuai dengan pengaruh yang diterimanya dari bahasa-bahasa lain. Di lain pihak bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional juga berasal dari bahasa Melayu yang telah pula mengalami proses perkembangan dan perubahan sebab akibat dari masuknya anasir-anasir bahasa lain. Dengan demikian bahasa Jambi dan Bahasa Indonesia mempunyai dasar yang sama, ialah bahasa Melayu.
Dialek-dialek yang ada suatu aspek pemakain bahasa oleh setiap kelompok persukuan dalam sautu daerah, seringkali menunjukkan adanya perbedaan yang besar secara horizontal. Dalam bahasa Jawa misalnya, jelas ada perbedaan-perbedaan antara bahasa Jawa yang diucapkan di Purwokerto, dan Tegal, dan Kebumen, di Surakarta atau Surabaya. Begitu pula dengan bahasa Jambi yang diucapkan di Lingkungan daerah Kerinci berbeda dengan bahasa Jambi diucapkan di daerah Suku Anak Dalam (Kubu), atau di Lingkungan daerah Melayu Jambi dan sebagainya. Bahasa yang berbeda secara horizontal itulah yang kita sebut dengan istilah dialek.Dialek-dialek yang dikenal di daerah Jambi dapat dikategorikan ke dalam beberapa macam, yaitu: dialek Suku Anak Dalam, dialek Melayu Jambi, dialek Kerinci, dialek orang Batin, dialek Suku Pindah, Dialek orang-orang Penghulu, dan dialek Bajau.
Pada umumnya, tahapan pernikahan adat Jambi mirip dengan adat adat melayu pada umumnya. Karena mereka masih serumpun. Akan tetapi, di Jambi pun, adat yang berlaku tidak semuanya sama.
Jambi adalah salah satu provinsi yang memiliki aneka ke-indahan alam dan adat istiadat, tentu tidaklah terlalu jauh berbeda dengan provinsi tetangga sebagai satu rumpun, termasuk juga busana pengantin-nya, adapun prosesi Pernikahan Adat anatara lain :
Tahap Meminang/Melamar
Sebelum  jejaka  melamar maka, pihak jejaka  umumnya akan mengadakan pemanatuan (biasanya oleh tante tertua dari jejaka) terlebih dahulu terhadap  calon permaisuri dan besan.  Jika hasilnya sesuai dengan yang diharapkan maka keluarga jejeka  dengan membawa sirih pinang, susu, kopi, gula, tepung terigu, dan sebagainya untuk melakukan acara lamaran. Jika lamaran diterima oleh pihak gadis (terjadi kesefahaman) maka diadakan acara “pertunangan”, untuk itu pihak jejaka/lelaki menyerahkan (1) Pakaian sepelulusan yang berupa bahan kebaya untuk akad, dan kain bawahan, bisa berupa batik atau songket. Terkadang juga dilengkapi selop dan dompet. (2) Cincin pengikat cincin ini hanya untuk dipakai wanita, bukan satu pasang. Karena, tukar cincin baru akan dilakukan saat akad nikah nanti, yang ke (3) Sirih Pinang berupa perlengkapan untuk makan sirih, berupa daun sirih, kapur sirih, tembakau, serta pinang, yang diletakkan di tempat sirih khusus sebagai  “tando” (Upacara mengantar tando) hal ini dimaksudkan sebagai tanda bahwa sang gadis sudah punya ikatan dengan si jejaka.
Prosesi lamaran biasanya berupa seloko-seloko (seperti berbalas pantun) antar wakil keluarga terlebih dahulu, yang kira-kira isinya adalah menanyakan maksud dan tujuan keluarga laki laki bertamu ke keluarga wanita. Setelah itu, prosesi lamaran itu sendiri, berupa pemasangan cincin ke calon pengantin wanitanya. Kemudian dilanjutkan dengan acara makan bersama. Setelah selesai makan, maka dilakukan perundingan keluarga inti, dimana membicarakan tentang kelanjutan lamaran tadi, berupa, pembicaraan tanggal, adat dll. Pembicaraan yang dilakukan antara lain: Tanggal pernikahan. Apakah upacara pernikahan akan dilaksanakan sepanen jagung (3 bulan) sepanen padi (6 bulan) atau yang lain Adat yang digunakan. Apakah menggunakan pure adat jambi, atau ada campurannya lalu Seserahan. Apa saja hantaran yang akan diberikan keluarga laki laki.  Uang adat uang adat disini ada 2, yaitu uang adat, dan uang selemak semanis. Klo uang adat, biasanya kecil, berkisar 50-100 ribu saja, nah, uang selemak semanis ini yang cukup besar, disesuaikan dgn kemampuan keluarga laki laki. Uang selemak semanis ini, merupakan urunan atau membantu belanja untuk acara resepsi pernikahan nanti.
Persiapan Pernikahan
Dua malam menjelang hari “H”, masing-masing calon mempelai mempersiapkan diri untuk mengikuti prosesi  malam batangas, yaitu semacam mandi uap hal ini dimaksudkan untuk mengurangi keluarnya keringat pada upacara hari “H” nanti, selain itu juga calon mempelai wanita menjalani  malam berinai, memeriahkan kuku-kukunya dengan daun pacar.
UPACARA PERNIKAHAN
Umumnya berlangsung dikediaman wanita, diawali dengan penjemputan CMP (Calon Mempelai Pria)  kerumahnya, CMP disertai ortu, keluarga dan kerabat menuju rumah CMW (Calon Mempelai Wanita)   dengan iringan rebana dan pencak silat.  Sesampainya dirumah CMW, mereka ditaburi beras kuning kemudian CMP dipersilahkan duduk diatas kasur kecil/kain permadani untuk persiapan menghadap penghulu.  Sebelum prosesi Akad Nikah, CMW akan menunjukkan kemahirannya membaca Al-Qur’an.5
UPACARA SERAH TERIMA PENGANTEN
Dilaksanakan setelah Ijab Kabul, dengan diawali dengan datangnya beberapa utusan nenek mamak pihak si gadis dengan membawa berbagai barang ketempat mempelai pria, lalu dengan iringan musik rabana dan kompangan (alat musik khas Jambi) pengantin pria diarak menuju kediaman pengantin wanita, dengan di dampingi nenek mamak-nya menuju kamar pengantin wanita, pada saat itulah dicegat oleh keluarga pihak pengantin wanita (tahapan ini disebut membuka lanse)  sehingga terjadilah dialog secara spontan namun penuh dengan petatah-petitih yang mempunya makna yang sakral, setelah proses itu barulah kedua pengantin disandingkan diatas putro ratno  / pelaminan.
perlaminan putro ratno
Lamaran
Lamaran ini di Jambi, disebut sebagai anter tando. Sebelum diadakan acara lamaran, biasanya akan ada utusan dari pihak laki laki, yg akan bertanya, ataupun bersilahturahmi ke keluarga wanita. Utusan ini akan mencari tau, apakah wanita nya sudah ada yg melamar. Setelah itu, baru akan dilakukan prosesi lamaran.
Lamaran ini biasanya dihadiri tuo tengganai dari kedua belah pihak keluarga. Pada saat lamaran, keluarga laki laki akan membawa syarat adat, diantaranya:
• Cincin pengikat. Cincin ini hanya untuk dipakai wanita, bukan satu pasang. Karena, tukar cincin baru akan dilakukan saat akad nikah nanti.
• Pakaian sepelulusan. Berupa bahan kebaya untuk akad, dan kain bawahan, bisa berupa batik atau songket. Terkadang juga dilengkapi selop dan dompet.
• Sirih Pinang. Berupa perlengkapan untuk makan sirih, berupa daun sirih, kapur sirih, tembakau, serta pinang, yang diletakkan di tempat sirih khusus.
Prosesi lamaran biasanya berupa seloko seloko (seperti berbalas pantun) antar wakil keluarga terlebih dahulu, yang kira2 isinya adalah menanyakan maksud dan tujuan keluarga laki laki bertamu ke keluarga wanita. Setelah itu, prosesi lamaran itu sendiri, berupa pemasangan cincin ke calon pengantin wanitanya. Kemudian dilanjutkan dengan acara makan bersama. Setelah selesai makan, maka dilakukan perundingan keluarga inti, dimana membicarakan tentang kelanjutan lamaran tadi, berupa, pembicaraan tanggal, adat dll.
Pembicaraan yang dilakukan antara lain:
• Tanggal pernikahan. Apakah upacara pernikahan akan dilaksanakan sepanen jagung (3 bulan) sepanen padi (6 bulan) atau yang lain
• Adat yang digunakan. Apakah menggunakan pure adat jambi, atau ada campurannya.
• Seserahan. Apa saja hantaran yang akan diberikan keluarga laki laki.
• Uang adat. Uang adat disini ada 2, yaitu uang adat, dan uang selemak semanis. Klo uang adat, biasanya kecil, berkisar 50-100 ribu saja, nah, uang
selemak semanis ini yang cukup besar, disesuaikan dgn kemampuan keluarga laki laki. Uang selemak semanis ini, merupakan urunan atau membantu belanja untuk acara resepsi pernikahan nanti.

Diolah dari berbagai sumber. Foto: kabarjambi.net

Khasiat Petai yang TIdak Pernah Anda Duga

INFOSEHAT997 - Biji petai atau petai memang enak rasanya, hanya bau yang terlalu tajam saja yang menjadi kendala. Beberapa negara percaya khasiat biji petai untuk tujuan kesehatan, seperti mengatasi diabetes, hipertensi dan gangguan ginjal. Kandungannya cukup kaya, termasuk vitamin dan mineral.
Ekstrak biji mengandung senyawa golongan polifenol, fitosterol dan flavonoid. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas antioksidan biji yang yang baik. Khasiat Penurunan gula darah ditimbulkan melalui kerja senyawa betasitosterol, stigmasterol dan stigmast-4-en-3-one. Senyawa polisulfida mempunyai aktivitas antibakteri, sementara senyawa tiazolidine ditengararai mempunyai khasiat anti kanker.
Karena itu, Anda boleh mengonsumsi biji petai, yang ternyata baik untuk kesehatan. Syaratnya tentu pemakaian secara teratur agar tidak saja kita nikmati rasa, tetapi juga manfaatnya. Kalau tidak ingin terganggu baunya, maka tentunya Anda perlu mengurangi jumlah yang dikonsumsi.
Prof Dr Mangestuti Agil MS Apt
Guru Besar Departemen Farmakognosi dan Fitokimia
Fakultas Farmasi Universitas Airlangga

Presiden pertama Singapura terpilih pada 9 Agustus 1965.

INFO997 - Yusof Ishak mungkin salah satu warga keturunan Indonesia dengan jabatan tertinggi.  Dia adalah Presiden pertama Singapura terpilih pada 9 Agustus 1965.
Yusof memiliki ayah yang berasal dari Minangkabau. Sang ayah di masa muda merantau ke Negara Bagian Perak, Malaysia.
Semasa muda, dia turut aktif dalam liga nasional Federasi Malaya yang memperjuangkan kemerdekaan dari Inggris. Perjuangannya berhasil pada 1959. Sesuai kesepakatan politik dengan para politikus pribumi lainnya, Yusof diberi tugas menjadi Presiden Singapura.
Sayang, Partai Aksi Rakyat pimpinan Lee Kuan Yeuw merasa Kuala Lumpur lebih mengutamakan warga etnis Melayu. Alhasil, mayoritas keturunan China di Singapura memutuskan keluar dari Federasi Malaya pada 1965.
Namun Yusof memilih bertahan dan membela keputusan PAP. Dia tetap menjadi presiden Singapura hingga akhir hayatnya pada 1970. Wajah Yusof diabadikan di pecahan 1.000 Dollar Singapura. Dia satu-satunya presiden Singapura berasal etnis Melayu.

Categories

Streaming dan Facebook

Selamat Datang di radio gibel fm 99.7 sumber informasi, hiburan dan pendidikan dapat didengar lewat streaming dan Facebook; email radiogibelfm@gmail.com

Profil

Foto Saya
Sengeti, Muaro Jambi, Indonesia